Hmm…. mungkin begini rasanya kalau hidup di daerah yang sulit air. Selama ini gak pernah terlalu pusing berpikir soal air. Setelah 2 hari air berhenti total dari Palyja akibat jebolnya tanggul pintu air KaliMalang tambah lagi air sumur juga ga keluar, baru terasa ketergantungan kita ke air. Jangankan buat mandi (udah 2 hari ga mandi bo…) buat cebok ajah susah hehehe…..
Aliran air sungai Kalimalang yang sempat tertutup selama proses pengerjaan pintu air di Buaran sudah kembali mengalir. Dengan demikian, air akan didistribusikan ke instalasi air baku Palyja di Pejompongan.
Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (4/9/2011), air mulai mengalir tepat pukul 17.00 WIB. Lebih cepat dari prediksi sebelumnya yakni sekitar pukul 18.00 WIB.
Sementara di lokasi masih ada dua unit back hoe yang mengeruk sisa-sisa gunungan tanah untuk penghalang laju air. Karung-karung penahan air di pintu air Buaran juga seluruhnya dicabut.
Direktur teknik PT PAM DKI Jakarta Sri Widayanto mengatakan, pihaknya akan menyiapkan posko di Pejompongan untuk memantau suplai air. Jika semua lancar, semua pelanggan akan menerima pasokan air bersih pada Senin (5/9/2011) dinihari (detik.com).
Yah…. janjinya sih ditangani sesegera mungkin. Tapi yah lagi-lagi ini Indonesia. Janji pemerintah tinggallah janji, padahal air adalah salah satu kebutuhan basic buat manusia. Janji selesai kemarin, eehhh sampai hari ini juga belon kelar. Yah semoga saja janji akan mengalir dini hari ini bener-bener bisa terlaksana. Kalau engga yah terpaksa….
Kalau ada sumur di ladang, bolehlah kita menumpang mandi
Kalau besok masih gak ngalir, beneran gw mau numpang mandi
Halah……
-ita-








